Bennacer Tak Percaya Inter Lebih Kuat dari Milan

Gelandang anyar AC Milan Ismael Bennacer tak percaya Inter Milan lebih kuat dibanding Rossoneri dan bertekad untuk meraih kemenangan di derby della madonnina.

Bennacer baru gabung dengan Milan pada musim panas 2019 kemarin. Ia menjadi bagian dari era baru Rossoneri di tangan pelatih anyar pula, Marco Giampaolo.

Saat ini Milan memiliki sejumlah pemain baru. Namun performa Rossoneri sejauh ini masih jauh dari kata memuaskan. judi online

Di sisi lain, Inter juga ikut berbenah pada musim panas kemarin. Mereka juga mendatangkan sejumlah pemain baru.

Akan tetapi pemain yang didatangkan tampak beda kualitas. Mereka merekrut pemain seperti Romelu Lukaku, Stefano Sensi hingga Alexis Sanchez.

1 dari 2
Ujian Besar
Inter juga dilatih oleh Antonio Conte, yang sudah terbukti kapasitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik di Italia dan Eropa. Performa Nerrazurri di pentas Serie A juga sangat menyakinkan.

Dari tiga laga, Inter terus meraih kemenangan. Tapi, Bennacer tidak percaya bahwa sang rival lebih kuat dari Milan, meski mengakui Nerrazurri bakal jadi ujian besar bagi Rossoneri.

“Kita semua harus berpikir dengan cara yang sama tentang setiap pertandingan. Derby ini lebih penting bagi para penggemar kami, tetapi bagi kami itu pertandingan yang bernilai tiga poin,” bukanya pada Sky Sport Italia.

“Milan-Inter adalah permainan yang ingin dimainkan oleh setiap pemain. Kami tidak bisa mengatakan bahwa satu tim lebih kuat dari yang lain, kita hanya akan melihatnya di lapangan,” klaim Bennacer.

“Kami harus menang karena pertandingan ini adalah ujian besar pertama kami. Inter adalah tim yang hebat dan kami akan melihat apa yang kami lakukan pada hari Sabtu,” serunya.

2 dari 2
Tantangan Besar
Musim lalu, Bennacer masih membela Empoli. Musim ini ia menjadi bagian dari proyek besar Milan.
Pemain asal Aljazair itu mengaku sangat senang bisa gabung dengan Milan. Ia yakin Rossoneri akan tumbuh menjadi tim yang solid ke depannya.

“Semuanya berjalan sangat cepat,” beber gelandang berusia 21 tahun ini.

“Saya sudah bekerja dengan rekan satu tim dan Pelatih saya. Kami bekerja dan kami berkembang,” serunya.

“Saya senang. Ini tantangan besar bagi saya,” tandas Bennacer.

Ismael Bennacer sejauh ini baru bermain dalam dua laga bagi AC Milan. Ia main sebagai pemain pengganti lawan Udinese dan menjadi starter saat jumpa Brescia. Namun lawan Hellas Verona, ia dicadangkan Marco Giampaolo. poker terpercaya